PANJI-PRATAMA.COM – Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Dirjen GTK-Kemendikbud) telah mengeluarkan pengumuman terbaru terkait pembatalan penempatan pelamar Prioritas 1 (P1) pada seleksi Guru Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2022.
Dengan adanya pengumuman tersebut, sebanyak 3.043 pelamar PPPK Guru tahun 2022 penempatannya dibatalkan.
Melalui surat pengumuman nomor 1199/B/GT.00.08/2023 tentang Pembatalan Penempatan Pelamar Prioritas (P1) pada Seleksi Guru ASN PPPK tahun 2022, dijelaskan bahwa panitia telah melakukan verifikasi ulang terhadap sanggahan dari pelamar Prioritas 1 (P1) yang berdampak pada perubahan status dari ribuan pelamar.
Dengan demikian, sebanyak 3.043 orang pelamar Prioritas 1 (P1) dari mendapatkan penempatan menjadi tidak mendapatkan penempatan.
Dari sekian banyak pelamar yang penempatannya dibatalkan, ada 245 orang pelamar yang mendaftar di Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta, 305 orang pelamar dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, 427 orang pelamar dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, 5 orang pelamar dari Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, 283 orang pelamar dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Selanjutnya, untuk Pulau Sumatera, ada sebanyak 28 orang pelamar dari Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Nangroe Aceh Darusalam, 121 orang pelamar dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, 121 orang pelamar dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, 28 orang dari Pemerintah Provinsi Lampung.
Baca Juga: Kemenkominfo: Kami akan Selidiki OpenAI ChatGPT
Kemudian, untuk Pulau Kalimantan, ada sebanyak 5 orang pelamar dari Kalimantan Barat, 44 orang pelamar dari Kalimantan Selatan, 1 orang pelamar dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, dan 25 orang pelamar dari Kalimantan Timur.
Lalu, di Pulau Sulawesi, ada 1 orang dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, 11 orang dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, 2 orang dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, 2 orang pelamar dari Pemerintah Provinsi Maluku, dan 1 orang pelamar dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.
Untuk pulau-pulau lainnya, ada 9 orang pelamar dari Pemerintah Provinsi Bali, 27 orang pelamar dari Pemerintah Provinsi NTB, 51 orang pelamar dari Pemerintah Provinsi Banten, 8 orang pelamar dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, 5 orang pelamar dari Pemerintah Provinsi Gorontalo, 10 orang pelamar dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, dan 1 orang pelamar dari Pemerintah Provinsi Papua Barat.
Adapun, sisa pelamar berasal dari penempatan di kota dan kabupaten di seluruh Indonesia. Di antaranya, dari pemerintah Kota dan Kabupaten di Jawa Barat ada 3 orang dari Kabupaten Bogor, 6 orang dari Kabupaten Sukabumi, 40 orang dari Kabupaten Cianjur, dan masih banyak lagi lainnya.
Terhadap keadaan ini, pihak panitia seleksi ASN PPPK Kemendikbud membuka layanan hotline di nomor telepon 021-50847721 atau melalui https://gurupppk.kemdikbud.go.id/contact/contact bagi pelamar yang perlu mempertanyakan segala sesuatu yang terkait dengan kebijakan tersebut.
Baca Juga: Naruto X Boruto Ultimate Ninja Storm Connections Akhirnya Dirilis
Sekadar informasi, Seleksi PPPK Guru tahun 2022 sebelumnya dilaksanakan melalui halaman https://sscasn.bkn.go.id yang pendaftarannya dibuka pada tanggal 31 Oktober sampai 13 November 2022 lalu.(*)
(Telah dimuat di: https://www.nongkrong.co/pendidikan/4317913810/kemdikbud-umumkan-pembatalan-3043-calon-asn-pppk-tahun-2022?page=2 pada tanggal 9 Maret 2023)

Manfaat Air Putih Bagi Tubuh Manusia
Wow, Berikut Ini Adalah 5 Selebritas Peraih Penghargaan Tokoh Muda Berpengaruh Indonesia 2023
Belajar Dari Unggahan Zaskia Adya Mecca, Berikut adalah Manfaat Kencur dan Bawang Merah untuk Kesehatan
Kemenkominfo: Kami akan Selidiki OpenAI ChatGPT
Kajian Surat Al Mulk ayat 2: Menyelami Makna Kematian
Resep Rahasia Tumis Bunga Pepaya Kacang Panjang, Masakan Vegetarian yang Bikin Senang
Cara Mengaktifkan Akun Bio ANBK 2023