PANJI-PRATAMA.COM – Suasana meriah terasa di Azman Hashim UMS Gallery saat acara “Pameran dan Pagelaran Seni Rupa, Seni Tari, Seni Musik, dan Seni Sastra untuk Indonesia” atau yang dikenal sebagai PASFORINA 2024 resmi dibuka. Acara yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia yang ke-79 ini, tak hanya menonjolkan kekayaan budaya Indonesia, tetapi juga menjadi ajang diplomasi budaya yang mengesankan bagi masyarakat Indonesia, Malaysia, dan komunitas internasional di Sabah.
PASFORINA 2024 adalah sebuah perayaan seni yang komprehensif, mencakup berbagai disiplin seni mulai dari seni rupa hingga seni pertunjukan. Mengusung tema “Bagian dari Keseluruhan adalah Semuanya”, acara ini menekankan pentingnya seni sebagai bagian dari identitas budaya yang tak terpisahkan. Pameran Seni Rupa yang berlangsung di Azman Hashim UMS Gallery menampilkan 79 karya lukisan dari siswa-siswi SIKK, mulai dari tingkat PAUD hingga SMA/SMK, termasuk kontribusi 18 seniman muda yang menunjukkan keanekaragaman dan kreativitas anak-anak Indonesia di luar negeri.
Pemilihan angka 79 sebagai jumlah karya yang dipamerkan bukanlah kebetulan, melainkan simbol yang mewakili usia kemerdekaan Indonesia yang ke-79. Hal ini memberikan sentuhan khas pada acara PASFORINA 2024, menjadikannya lebih bermakna dalam konteks peringatan nasional.
Baca Juga: OPINI: Puisi Esai sebagai Wahana Sastra Serantau, Menggugah Jiwa dan Meretas Batas
Acara yang dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, seperti Machdaniar Nisfah, Councellor Pelaksana Fungsi Penerangan Sosial dan Budaya serta Sahyuddin, S.Pd., MA TESOL, Kepala SIKK, dibuka dengan penuh semangat. Mereka menekankan bahwa PASFORINA 2024 bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga sebuah media edukasi yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan memperkuat karakter generasi muda.
Sahyuddin berharap bahwa melalui acara ini, hubungan diplomasi budaya antara Indonesia dan Sabah, Malaysia, dapat semakin erat.
“Kegiatan ini adalah wujud nyata keberadaan Sekolah Indonesia Kota Kinabalu dalam mempererat kerja sama dan saling pengertian antara Indonesia dan Malaysia, khususnya di Sabah,” ujarnya dengan penuh harapan.
Selain kedua pejabat dari Indonesia tersebut, tampak pula beberapa pejabat dari Sabah, Malaysia di antaranya Mohd Hilmey Bin Saili selaku Pelaksana Tugas Pengarah Galeri Azman Hashim; Sri Ningsih Sukirman selaku Ketua Program Seni Kreatif Pensyarah Kanan Akademi Seni dan Teknologi Kreatif (ASTiF) Universiti Malaysia Sabah; dan Evelyn Kait selaku Kurator pameran Pasforina serta Tenaga Pengajar bagi Program Khas Anak Negeri (PKAN) University College Sabah Foundation.
Sejak pintu pameran dibuka, antusiasme pengunjung tak terbendung. Beragam penampilan dari siswa-siswi SIKK, seperti tari kontemporer, menyanyi solo, hingga performing art, berhasil memukau para tamu. Beberapa pengunjung internasional seperti Bowie dan Vyan, wisatawan asal Inggris, tidak dapat menyembunyikan kekaguman mereka terhadap karya-karya yang dipamerkan. Mahasiswa Universiti Malaysia Sabah (UMS) yang turut hadir juga memberikan apresiasi tinggi terhadap karya-karya tersebut. Ezra, seorang mahasiswa UMS, menyatakan kekagumannya pada lukisan “SIKK Malam” karya Jilan, sementara Fika, mahasiswa jurusan Seni Visual ASTiF, menyebut acara ini sebagai sesuatu yang spektakuler.
Ketua Acara PASFORINA 2024, Dadan Maulana Ramadhan, menyampaikan harapannya agar acara ini dapat menjadi agenda tahunan dan terus berkolaborasi dengan Azman Hashim UMS Gallery. Harapan ini mendapat sambutan hangat dari Mohd Hilmey Bin Saili sebagai Pelaksana Tugas Pengarah Galeri Azman Hashim.
PASFORINA 2024 berhasil menunjukkan bahwa seni tidak hanya sebagai sarana ekspresi, tetapi juga sebagai jembatan budaya yang memperkuat hubungan antarnegara, serta menginspirasi generasi muda untuk mencintai dan menghargai warisan budaya mereka.(*)
(Artikel ini adalah bagian dari Mitra Promedia Group dan sudah tayang dengan judul “PASFORINA 2024: Pesta Seni dan Budaya Indonesia di Sabah, Malaysia”
Baca selengkapnya di: https://www.nongkrong.co/peristiwa/43113394524/pasforina-2024-pesta-seni-dan-budaya-indonesia-di-sabah-malaysia)

SIKK Gelar Bengkel Sastra, Memupuk Generasi Penerus Seni dan Budaya
Tarian Indonesia Warnai Festival Sastra Antarbangsa Malaysia Madani 2024
RESENSI: Belajar Nilai-Nilai Kebaikan dari Catatan Warisan Budaya Bangsa Iranun
PASFORINA 2024: Pesta Seni dan Budaya Indonesia di Sabah, Malaysia