Modul Ajar Teks LHO Bagian 1

1.1 Menyimak Laporan Hasil Observasi dan Mengkreasi Informasi

Modul Ajar Teks LHO Bagian 1 merupakan modul ajar untuk pembelajaran materi teks LHO. Isinya berupa ATP 1.1 Menyimak Laporan Hasil Observasi dan Mengkreasi Informasi. Saya telah menyusun model ajar ini berdasarkan analisis dan penyesuaian terhadap kondisi siswa di tahun ajaran 2023-2024. Maka dari itu, saya sangat merekomendasikan modul ajar ini sebagai alternatif selain modul ajar dari pemerintah.  

Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari Modul Ajar Teks LHO Bagian 1 ini, kamu dapat mengevaluasi informasi berupa gagasan yang tidak akurat dan bias dalam laporan hasil observasi dengan kritis dan reflektif. Kamu juga dapat mengkreasi informasi berupa gagasan dalam laporan hasil observasi dengan kritis dan reflektif.

Kata Kunci

  • Teks Laporan Hasil Observasi
  • Evaluasi
  • Informasi
  • Gagasan
  • Akurat

Profil Pelajar Pancasila

  • Berakhlak Mulia
  • Bernalar kritis
  • Kreatif
  • Mandiri

Apersepsi

Halo, siswa semangat. Bagaimana perasaan kamu sebagai siswa baru di SMA?

Pastinya kamu senang sekali karena sudah berhasil masuk sekolah impian kamu. Selain menjadi tempat kamu mencari ilmu, sekolah merupakan tempat bagimu bertemu dengan teman-teman baru.

Nah, sekolah barumu saat ini tentu memberikan kesan yang berbeda dengan sekolahmu saat SMP. Oleh karena itu, tidaklah aneh ketika kamu sebagai siswa baru di SMA mengamati lingkungan sekolah di sekelilingmu.

Ngomong-ngomong, pernahkah kamu bermain-main ke sawah? Banyak sekali flora dan fauna di sana loh. Untuk mengingatkan kembali suasana di sawah, coba deh kamu pindai kode qr berikut ini atau klik langsung tautannya pada baris keterangan sumber!

Gambar 1 QR Code Ekosistem Sawah
(Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=l4IUvE8cdHI)

 

Pada video tersebut terdapat penjelasan mengenai apa itu lingkungan sawah dan berbagai keunikan di dalamnya. Nah, coba deh kamu juga amati sawah di sekitarmu! Bisakah kamu sebutkan apa-apa saja yang ada di video lingkungan sawah yang kamu amati itu!

Apalagi, pada materi Modul Ajar Teks LHO Bagian 1 ini, kamu akan mempelajari konsep dasar dengan Teks Laporan Hasil Observasi. Informasi-informasi apa saja yang bisa kamu sampaikan ulang setelah menyimak video dari kode qr saat ini bisa menjadi langkah awal dalam memahami Teks Laporan Hasil Observasi.

Pertanyaan Pemantik

  1. Apa yang bisa kamu pahami dari video tersebut?
  2. Jelaskan persamaan yang ada video tersebut dengan ekosistem sawah di lingkungan sekitarmu?
  3. Bagaimana jika di sawah dalam video itu hanya ada hewan tanpa ada tumbuhan?
  4. Di dalam ekosistem, terdapat komponen biotik dan abiotik. Apa saja komponen biotik dan abiotik yang terdapat dalam video?
  5. Apa saja yang terdapat dalam video yang juga ada di ekosistem akuarium?

Uraian Materi

Sebelum kamu menguraikan pengertian dan ciri-ciri dari Teks Laporan Hasil Observasi, ada baiknya kamu membaca teks berikut ini. Teks ini merupakan salah satu detail dari objek flora yang muncul dalam ilustrasi video sawah pada awal bab ini.

Kegiatan I

Bacalah/Simaklah Teks/Siniar Laporan Hasil Observasi yang pertama ini dengan saksama. Kemudian, garis bawahi informasi-informasi apa saja yang kamu temukan dalam bacaan!

Eceng Gondok

Eceng gondok atau enceng gondok adalah tanaman air yang hidup mengapung dengan nama ilmiah Eichhornia Crassipes. Orang yang pertama kali menemukan spesies eceng gondok adalah seorang ahli botani dari Jerman bernama Carl Friedrich Philipp von Martius. Penemuan ini terjadi ketika ia sedang melakukan ekspedisi ke Sungai Amazon, Brazil. Selain dikenal dengan eceng gondok, tumbuhan air ini juga mempunyai nama lain seperti di daerah Palembang dikenal dengan nama Kelipuk, di Lampung disebut Ringgak, di Dayak disebut Ilung-ilung dan di Manado disebut Tumpe.

Bentuk eceng gondok cukup mudah dikenali. Selain ciri utamanya yang hidup mengapung di permukaan air, tumbuhan ini juga memiliki akar serabut seperti rambut untuk menyerap nutrisi. Tinggi tanaman mulai 40 hingga 80 sentimeter dan tidak memiliki batang sejati. Bentuk daunnya tunggal, berbentuk oval, permukaannya licin dan berwarna hijau.

Gambar 2 Kolam dengan Banyak Eceng Gondok
(Sumber: https://rimbakita.com/eceng-gondok/)

 

Pada bagian ujung serta pangkal daun cenderung meruncing dengan pangkal tangkai daun lumayan menggelembung. Jenis bunga eceng gondok termasuk bunga majemuk, berbentuk bulir dan kelopaknya berbentuk tabung. Bijinya berwarna hitam dan berbentuk bulat. Ketika berbuah, buahnya berbentuk kotak, memiliki tiga ruang dan berwarna hijau.

Eceng gondok biasa tumbuh di kolam dangkal, sawah, lahan basah, aliran air yang lambat, danau, penampungan air dan sungai yang arus airnya relatif tenang. Tumbuhan air ini dapat berkembang biak dengan sangat cepat sehingga sering dianggap sebagai gulma yang bisa merusak tatanan lingkungan perairan.

Eceng gondok juga merupakan tumbuhan yang sangat kuat dan mampu beradaptasi di hampir semua lingkungan. Tumbuhan ini mampu beradaptasi dengan perubahan kondisi air yang ekstrem. Mulai dari ketinggian air, kecepatan arus air, jumlah nutrisi di air, pH dan temperatur. Bahkan eceng gondok juga dapat bertahan dari berbagai jenis racun serta zat kimia berbahaya yang terkandung dalam air (pencemaran air).

Meski dianggap sebagai tanaman pengganggu, pada kenyataannya eceng gondok dapat memberikan manfaat dan memiliki nilai ekonomis, seperti: bioenergi, diolah menjadi makanan, herbisida, dan kerajinan dari eceng gondok. Selain itu, eceng gondok masih memiliki manfaat hebat lain, yakni dapat mengatasi polusi air.

(Sumber: https://rimbakita.com/eceng-gondok/)

 

Tugas Kelompok

Pada awal pelajaran, materi ini menyinggung beberapa kali tentang apa itu Teks Laporan Hasil Observasi. Dari gambaran Teks LHO awal berjudul “Eceng Gondok”, kamu dapat menyimpulkan bahwa ternyata Teks LHO berkaitan dengan pengamatan.

Maka dari itu, kamu bisa mengonsep pengertiannya bahwa teks LHO tersebut berisikan tentang hasil pengamatan dan pencatatan yang ditulis secara urut. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Teks Laporan Hasil Observasi (LHO) itu adalah suatu catatan yang berisi mengenai keseluruhan proses pengamatan terhadap situasi dan kondisi.

Ada empat ciri yang membedakan Teks Laporan Hasil Observasi daripada teks-teks lainnya, yang bisa disingkat dengan singkatan FOLI:

Faktual = sumber observasi itu berdasarkan data yang sesuai dengan di lapangan. Luas = meski objeknya spesifik, hasil laporan observasi bersifat lebih luas dan universal.
Objektif = hal yang diamati adalah objek yang spesifik dan nyata. Informatif = informasi-informasi yang dilaporkan terkait suatu fenomena atau hal.

Selain itu, ciri laporan hasil observasi pun berkaitan pula dengan pengamatan melalui pancaindra. Misalnya pengamatan melalui indra penglihatan, pengamatan melalui indra pendengaran, atau pengamatan melalui indra penciuman, dan lain sebagainya.

1. Sebagai latihan kelompok, coba deh kamu dan teman kelompokmu menentukan kalimat-kalimat berikut, berkaitan dengan pancaindra apa saja!
No Kalimat Pancaindra
1 Selain dikenal dengan eceng gondok, tumbuhan air ini juga mempunyai nama lain seperti di daerah Palembang dikenal dengan nama Kelipuk, di Lampung disebut Ringgak, di Dayak disebut Ilung-ilung dan di Manado disebut Tumpe.
2 Penemuan ini terjadi ketika ia sedang melakukan ekspedisi ke Sungai Amazon, Brazil.
3 Bentuk daunnya tunggal, berbentuk oval, permukaannya licin dan berwarna hijau.
4 Eceng gondok biasa tumbuh di kolam dangkal, sawah, lahan basah, aliran air yang lambat, danau, penampungan air dan sungai yang arus airnya relatif tenang.
2. Tentukan juga, apakah informasi berikut ini adalah benar atau salah berdasarkan Teks/Siniar Laporan Hasil Observasi di atas!
No Pernyataan Benar Salah
1 Orang yang pertama kali menemukan spesies eceng gondok adalah seorang ahli Geografi dari Jerman bernama Carl Friedrich Philipp von Martius.
2 Tinggi tanaman eceng gondok mulai 40 hingga 80 centimeter dan tidak memiliki batang sejati.
3 Jenis bunga eceng gondok termasuk bunga majemuk, berbentuk bulir dan kelopaknya berbentuk tabung.
4 Eceng gondok berkembang biak dengan lambat sehingga sering dianggap sebagai gulma yang bisa merusak tatanan lingkungan perairan.

Salin tugas kelompok tersebut pada kertas folio dan kumpulkan kepada guru Bahasa Indonesiamu!

Kegiatan II

Pada Kegiatan I Modul Ajar Teks LHO Bagian 1, kamu telah mencoba menemukan informasi-informasi yang ada dalam teks “Eceng Gondok”. Kemudian, kamu juga telah menemukan topik dan tujuan dari teks tersebut.

Selain itu, kamu telah memahami bahwa ternyata dalam sebuah teks LHO itu dibagi menjadi beberapa penjelasan pokok yang tersebar pada paragraf-paragraf yang membangunnya. Dalam beberapa kesempatan, kita mengenalnya sebagai gagasan pokok.

Oya, gagasan utama dalam sebuah paragraf itu dapat diketahui melalui rumus ABC (Awal, Belakang, Campuran).
Awal (Deduktif) Paragraf yang ide pokok atau gagasan utamanya terletak di awal paragraf dan diikuti oleh kalimat-kalimat penjelas untuk mendukung gagasan utama.
Belakang (Induktif) Paragraf yang ide pokok atau gagasan utamanya terletak di akhir paragraf. Biasanya diawali dengan penyebutan peristiwa-peristiwa khusus yang berfungsi sebagai penjelas dan berakhir dengan simpulan yang berdasarkan peristiwa-peristiwa khusus itu.
Campuran (Deduktif-Induktif) Paragraf campuran adalah paragraf yang ide pokoknya terdapat di awal dan akhir. Jadi, meskipun ada di awal dan di akhir tidak berarti ide pokoknya ada dua, tetapi ide pokoknya diulang kembali.
Pengulangan gagasan utama dimaksudkan untuk mempertegas informasi. Paragraf dengan pola ini dimulai dari pernyataan yang bersifat umum. Lalu, diikuti dengan pernyataan yang bersifat khusus sebagai penjelas. Kemudian, diakhiri dengan pernyataan umum sebagai pengulangan gagasan utama.

Misalnya saja, untuk definisi eceng gondok, kamu akan menemukan detailnya pada paragraf 1. Lalu, untuk deskripsi bentuk dan ciri-ciri eceng gondok, kamu akan menemukannya pada paragraf 3 dan 4, serta deskripsi habitat eceng gondok pada paragraf 5. Terakhir, untuk uraian mengenai manfaat eceng gondok dapat kamu temukan pada paragraf 6.

Ternyata, apa yang disampaikan tersebut telah sesuai dengan teori struktur teks LHO yang ada. Jadi, Teks LHO itu ada 3 bagian, yaitu:
Pernyataan umum atau klasifikasi Bagian ini berisi pembuka atau pengantar mengenai hal yang akan disampaikan, hal umum tentang objek yang akan dikaji, dan menjelaskan secara garis besar pemahaman tentang hal tersebut.

Contohnya, objek observasi dalam teks “Eceng Gondok” adalah tanaman bernama eceng gondok. Hal yang dibahas di bagian ini adalah nama ilmiah dan klasifikasi umum dari eceng gondok. Ini terlihat pada paragraf 1.

Deskripsi bagian Bagian ini berisi penjelasan detail mengenai objek atau bagian-bagian dari objek.

Contohnya, karena objek observasi dalam teks tersebut adalah flora bernama eceng gondok, maka hal-hal yang dapat dibahas di bagian ini adalah bentuk daun, bunga, biji, habitat, batang, buah, dll. Ini terlihat pada paragraf 2-5.

Deskripsi manfaat atau kesimpulan Bagian ini menjelaskan manfaat dari objek yang diobservasi, baik bagi manusia maupun alam secara umum. Ini terdapat pada paragraf 6.

Tugas Individu

Agar pengetahuanmu lebih maksimal dalam menganalisis struktur teks LHO, coba deh kamu baca teks berjudul “Apu-Apu” berikut ini. Kemudian, jawablah pertanyaan-pertanyaan yang ada.

Apu-Apu

Apu-apu mempunyai nama latin Pistia Stratiotes. Dalam bahasa Inggris, tanaman ini kerap dinamai water cabbage. Di Indonesia sendiri, tanaman apu-apu memiliki beberapa sebutan lain, mulai dari apu-apu, kapu-kapu, kiapu, ki apung, kayu apu, atau kayu apung.

Gambar 3 Apu-Apu Sering Ada di Akuarium
(Sumber: https://alamendah.org/2015/01/06/apu-apu-pistia-stratiotes-tanaman-hias-pembersih-air/)

 

Apu-apu merupakan tumbuhan dari family Araceae (talas-talasan) dan satu-satunya anggota genus Pistia. Daunnya berwarna hijau atau hijau kebiruan dan berubah kekuningan saat tua dengan ujung membulat dan pangkal agak meruncing. Ukuran daun memiliki panjang sekitar 2-10 cm dengan lebar antara 2-6 cm. Tepi daun berlekuk-lekuk dan memiliki rambut tebal yang lembut pada permukaannya. Daun daun tebal, kenyal, dan lembut, sepintas membentuk pahatan seperti mahkota bunga mawar. Pertulangan daun sejajar. Daun-daun ini tersusun secara roset di dekat akar hingga membentuk bagian seperti batang tanaman.

Tanaman air apu-apu memiliki akar panjang (hingga 80 cm) yang berwarna putih. Akar menggantung di bawah roset dan memiliki stolon. Rambut-rambut akar membentuk suatu struktur seperti keranjang yang dikelilingi gelembung udara, sehingga meningkatkan daya apung tumbuhan itu.

Bunga apu-apu (Pistia Stratiotes) bertipe bunga tongkol yang muncul di ketiak daun. Bunga berwarna keputihan, berukuran sekitar 1 cm. Buahnya buni, berbentuk bulat, berwarna merah, dengan ukuran 5-8 cm. Bijinya bulat, berwarna hitam, berukuran sekitar 2 mm.

Tanaman ini tumbuh di air yang tenang, seperti danau, kolam, sawah, hingga sungai yang aliran airnya tidak deras. Tumbuh mengapung di permukaan air yang banyak terkena sinar matahari. Berkembang biak secara generatif melalui biji dan vegetatif melalui stolon. Pertumbuhan dan perkembangan tanaman air ini sangat cepat sehingga menjadikannya sebagai salah satu tanaman hias yang paling mudah perawatannya. Bahkan jika dibiarkan pertumbuhannya cenderung menjadi gulma.

Pemanfaatan tanaman apu-apu atau kayu apung (Pistia Stratiotes) ini terutama sebagai tanaman hias pada kolam. Selain itu, tumbuhan ini dapat juga berperan sebagai pembersih air terutama untuk menyerap limbah akibat pencemaran bahan radioaktif dan logam berat yang terdapat di dalam air. Tumbuhan ini juga mengandung alkaloid, tanin, flavonoid, saponin, minyak, lemak dan glikosid sehingga dapat pula digunakan sebagai bahan obat herbal dalam mengobati demam, batuk rejan, dan pelancar air seni.

(Sumber: https://alamendah.org/2015/01/06/apu-apu-pistia-stratiotes-tanaman-hias-pembersih-air/)

1. Analisis gagasan pokok tiap paragraf pada kolom berikut ini!
Paragraf Gagasan Pokok
1
2
3
4
5
6
2. Isian hasil analisis struktur teks laporan hasil observasi (LHO) dari teks berjudul “Apu-Apu” pada tabel berikut ini!
Struktur Teks Ada di Paragraf Alasan Kamu
Pernyataan umum
atau klasifikasi
Deskripsi bagian
Deskripsi
manfaat/simpulan

Kumpulkan tugas individu tersebut pada buku tugasmu!

=========================================================================

Untuk membantu para guru dalam mencetak Modul Ajar Teks LHO Bagian 1, saya pun telah membuat Modul Ajar ini berbentuk E-Book yang dapat guru unduh. Silakan unduh di sini:

Show More

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *