PANJI-PRATAMA.COM – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah mengeluarkan Modul Merdeka Belajar Episode Ke-22 mengenai Transformasi Seleksi Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Dalam Merdeka Belajar Episode ke-22, seleksi masuk PTN disebut lebih transparan.
Dirilis dari siaran pers yang dikeluarkan oleh Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Sekjen Kemendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim selaku Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) menyebut bahwa mulai tahun ini seleksi masuk PTN dilakukan melalui lima prinsip perubahan.
Lebih rinci, Mendikbudristek menyebut lima prinsip perubahan tersebut adalah mendorong pembelajaran yang menyeluruh, lebih berfokus pada kemampuan penalaran, lebih inklusif dan lebih mengakomodasi keragaman peserta didik, lebih transparan, serta lebih terintegrasi dengan mencakup bukan hanya program sarjana, tetapi juga diploma tiga dan diploma empat/sarjana terapan.
“Untuk itu, saat ini ada tiga transformasi seleksi masuk PTN, yaitu seleksi nasional berdasarkan prestasi, seleksi nasional berdasarkan tes, dan seleksi secara mandiri oleh PTN.” Jelas Mendikbudristek.
Baca Juga: Contoh Proposal Kewirausahaan Keripik Timun Jepang, Untuk Hasil Kegiatan P5 IKM
Sebagaimana diketahui, seleksi nasional berdasarkan prestasi pada tahun-tahun sebelumnya berfokus pada pencapaian nilai rapor siswa.
Namun, pada transformasi seleksi nasional berdasarkan prestasi, Mendikbudristek menjelaskan bahwa seleksi dilakukan melalui pemberian bobot minimal 50 persen untuk nilai rata-rata rapor seluruh mata pelajaran dan maksimal 50 persen diambil dari komponen penggali minat dan bakat.
“Jadi, peserta didik didorong untuk fokus pada keseluruhan pembelajaran serta menggali minat dan bakatnya sejak dini. Nantinya peserta didik diharapkan agar menyadari bahwa semua mata pelajaran adalah penting dan agar mereka membangun prestasinya sesuai minat dan bakat.” Tambah Mendikbudristek.
Selanjutnya, transformasi seleksi nasional berdasarkan teks akan berbeda seperti tahun sebelumnya. Jika sebelumnya pada jalur Seleksi Bersama Masuk PTN (SBMPTN), ujian dilakukan dengan menggunakan banyak materi dari banyak mata pelajaran, mulai tahun ini akan berfokus pada pengukuran kemampuan penalaran dan pemecahan masalah.
Hal ini dikarenakan tes sebelumnya secara tidak langsung memicu turunnya kualitas pembelajaran dan peserta didik kurang mampu menjadi lebih sulit untuk dapat sukses pada jalur ini.
“Maka dalam transformasi seleksi nasional berdasarkan tes, tidak ada lagi tes mata pelajaran, tetapi hanya tes skolastik yang mengukur empat hal, yaitu potensi kognitif, penalaran matematika, literasi dalam bahasa Indonesia, dan literasi dalam bahasa Inggris. Soal pada seleksi ini akan menitikberatkan kemampuan penalaran peserta didik, bukan hafalan.” Urai Mendikbudristek.
Baca Juga: Kajian Surat An Nissa ayat 136: Mewujudkan Keseimbangan Hidup
Terakhir, pada transformasi seleksi masuk PTN melalui seleksi mandiri oleh PTN, pemerintah akan mengatur agar seleksi diselenggarakan secara lebih transparan dengan mewajibkan PTN untuk melakukan beberapa hal sebelum dan setelah pelaksanaan seleksi secara mandiri.
“Jadi, sesudah pelaksanaan seleksi secara mandiri, PTN diwajibkan mengumumkan beberapa hal. Antara lain jumlah peserta seleksi yang lulus seleksi dan sisa kuota yang belum terisi, masa sanggah selama lima hari kerja setelah pengumuman hasil seleksi, dan tata cara penyanggahan hasil seleksi.” Ujar Mendikbudristek.
Untuk itu, Mendikbudristek mengajak masyarakat untuk ikut terlibat dalam proses pengawasan agar seleksi secara mandiri dapat terlaksana secara transparan dan akuntabel.
Dengan mekanisme transformatif ini, masyarakat dapat berperan aktif dalam mengawasi proses seleksi secara mandiri di PTN.
*) Tulisan ini telah dimuat di https://www.nongkrong.co/pendidikan/pr-4314603905/pemerintah-sebut-tiga-transformasi-seleksi-ptn-mulai-tahun-ini-lebih-transparan?page=2 pada tanggal 7 September 2022.

Manfaat Air Putih Bagi Tubuh Manusia
Wow, Berikut Ini Adalah 5 Selebritas Peraih Penghargaan Tokoh Muda Berpengaruh Indonesia 2023
Belajar Dari Unggahan Zaskia Adya Mecca, Berikut adalah Manfaat Kencur dan Bawang Merah untuk Kesehatan
Kemdikbud Umumkan Pembatalan 3.043 Calon ASN PPPK Tahun 2022
Kemenkominfo: Kami akan Selidiki OpenAI ChatGPT
Kajian Surat Al Mulk ayat 2: Menyelami Makna Kematian
Resep Rahasia Pepes Ikan Mas, Masakan Sederhana Rasa Highclass