PANJI-PRATAMA.COM – Celetukan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, soal 400 anggota tim bayangan yang ikut merumuskan produk kebijakan Kemendikbud menuai banyak tanggapan.
Istilah “shadow organization” muncul saat Nadiem Makarim menyampaikan presentasinya di markas besar PBB.
Setelah tercetus pada pertemuan United Nations Transforming Education Summit 2022 tersebut, Nadiem Makarim menjelaskan bahwa istilah tersebut berkenaan dengan kontrak permanen antara timnya dan sebuah vendor bernama GovTech Edu.
Meski demikian, tidak sedikit yang meragukan alasan Nadiem Makarim dalam mempekerjakan 400 orang di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Salah satu tanggapan yang menjadi viral datang dari kalangan internal Kemendikbud sendiri. Tanggapan tersebut berupa rangkaian curhatan pegawai yang tidak disebutkan namanya kepada seseorang bernama Tiwi di pesan Facebook.
Diunggah ulang oleh akun Facebook A-Kang Mastur, curhatan tersebut cukup panjang. Namun, inti dari curhatan tersebut berisikan keluh kesah sang pegawai Kemendikbud yang merasa tidak nyaman dengan 400 orang anggota tim bayangan yang keluar-masuk kantor Kemendikbud.
Curhatan pertama berisikan perkenalan pegawai Kemendikbud tersebut. Isi chat-nya berbunyi, “Mbak Tiwi, salam kenal. Saya salah satu PNS di Kemendikbud yang lagi ramai dibicarakan. Sejujurnya, kami sudah merasakan keresahan ini sejak dua tahun lalu. Kita banyak pekerjaan yang kemudian di-PMO-kan.”
Baca Juga: Contoh Proposal Kewirausahaan Keripik Timun Jepang, Untuk Hasil Kegiatan P5 IKM
Setelah perkenalan tersebut, pegawai tersebut mengirimkan kelanjutan chat-nya, yaitu: “Kemudian, entah dari mana orang-orang gak kami kenal mengatasnamakan Menteri dan Staf Khusus Menteri merangsek masuk ke unit-unit utama dengan berbagai nama tim. Di unit utama saya, namanya Tim Akselerasi. Tiap dua minggu, mereka akan progress report ke SKM dan Menteri tentang berbagai situasi.”
“Saya gak peduli dengan jabatan beberapa pejabat yang kemudian memang dicopot dan dinonaktifkan lalu diganti dari tim 400 itu.” Tulisnya kemudian.
Selanjutnya, sang pegawai menyampaikan kesedihannya dalam isi curhatan tersebut. Dia mengatakan, “Tapi ya saya miris. Situasinya benar-benar dirusak dari dalam. Gak ada lagi tata negara dijalankan di dalam sisni. Pejabat eselon 2 kemudian hanya jadi ‘petugas administrasi’; menyetujui berbagai kebijakan yang tumpang tindih.”
Lalu, kalimat-kalimat bernada kekesalan mulai muncul di chat selanjutnya.
“Dan demi keamanan karier mereka pun jadi hanya ‘yes sir’. Jadi, alih-alih para pejabat itu mikirin kami para umbi di bawah, mereka malah sibuk dengan posisi mereka sendiri. Saya gak tahu harus curhat ke mana, tetapi kemunculan statement Menteri saya sendiri di forum internasional sungguh sangat menyakiti hati kami.”
Ada beberapa kalimat umpatan juga dalam chat-nya kemudian.
Namun demikian, isi chat selanjutnya sungguh sesuai dengan apa yang disampaikan oleh pengamat pendidikan dari Vox Populi Institute, Indra Chasmadji, yang menyebut Nadiem Makarim tidak punya kepercayaan diri untuk membangun ASN Kemendikbud Ristek menjadi tim yang solid.
Baca Juga: Kajian Surat An Nissa ayat 136: Mewujudkan Keseimbangan Hidup
Isi chat tersebut berbunyi:
“Kenyataannya adalah kami gak pernah dilibatkan apa pun. Menteri gak pernah hadir atau punya waktu untuk menyapa kami atau sekadar tanya ‘ada tidak staf yang bisa urus ini itu?’ atau ‘ditjen mana yang bisa bertanggung jawab atas platform pembelajaran?’ atau tanyakan ‘kendala apa sih di platform yang ada?’”
Terakhir, isi chat dari sang pegawai Kemendikbud yang dirahasiakan namanya itu seperti mengupahi sakit hatinya dengan kalimat singkat.
“Ini sungguh gak ada. Jumlah 400 itu gak sedikit. Banyaaaak.”(*)
*) Tulisan ini telah dimuat di https://www.nongkrong.co/event-viral/pr-4314962722/viral-curhatan-pegawai-kemdikbud-soal-400-anggota-tim-bayangan?page=2 pada tanggal 30 September 2022.

Manfaat Air Putih Bagi Tubuh Manusia
Wow, Berikut Ini Adalah 5 Selebritas Peraih Penghargaan Tokoh Muda Berpengaruh Indonesia 2023
Belajar Dari Unggahan Zaskia Adya Mecca, Berikut adalah Manfaat Kencur dan Bawang Merah untuk Kesehatan
Kemdikbud Umumkan Pembatalan 3.043 Calon ASN PPPK Tahun 2022
Kemenkominfo: Kami akan Selidiki OpenAI ChatGPT
Kajian Surat Al Mulk ayat 2: Menyelami Makna Kematian
Resep Rahasia Pepes Ikan Mas, Masakan Sederhana Rasa Highclass