PANJI-PRATAMA.COM – Studio MQTV Bandung menjadi saksi semaraknya Tasyakuran HUT Ke-14 Ikatan Guru Indonesia (IGI), sebuah perayaan bersejarah yang diselenggarakan pada tanggal 26 November 2023, mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB.
Acara ini tidak hanya menjadi wahana untuk merayakan usia ke-14 IGI, tetapi juga menjadi momen spesial untuk memperingati Hari Guru Nasional tahun 2023.
Dalam rangka membagi kebahagiaan, IGI menyosialisasikan program-program unggulannya berupa kanal-kanal pelatihan guru. Beberapa di antaranya termasuk Sagusabu, Sagusanov, Sagutape, dan puluhan kanal lainnya.
Baca Juga: Komed Umumkan Pemenang LCMP 2023
Selain itu, IGI pun memanfaatkan kegiatan ini dengan sosialisasi penandatanganan MoU kemitraan dengan berbagai stakeholders.
Melalui sosialisasi tersebut, IGI berharap dapat memberikan pembelajaran dan pengembangan profesional yang mendalam bagi para pendidik serta pendidikan Indonesia secara keseluruhan.
Acara ini semakin meriah dengan diselenggarakannya Gelar Wicara, yang menghadirkan narasumber-narasumber utama, di antaranya adalah Ahmad Sururi Aziz, Gatot Hari Prijowirjanto, Bagiono Djokosumbogo (Pendiri IGI), Jasmansyah (PJs Ketua PP IGI), dan Hibatun Warifah (Sekretaris Jendral PP IGI).
Gelar Wicara tersebut dipandu oleh Lily Priyani. Gelar Wicara tersebut menjadi forum yang inspiratif untuk membahas peran IGI dalam 14 tahun terakhir serta bagaimana organisasi profesi ini telah berkontribusi dalam mengembangkan profesionalitas pendidik di Indonesia.
Baca Juga: Resep Rahasia Lele Penyet Sambal Kemangi, Bikin Seisi Dapur Harum Mewangi
Salah satu sorotan utama dalam Gelar Wicara adalah pembahasan mengenai isu terbaru kebijakan pendidikan, khususnya Perdirjen GTK Kemdikbud Nomor 2626/B/HK.04.01/2023.
Isu ini menjadi perbincangan hangat dalam forum tersebut, terutama terkait lima model kompetensi guru yang diharapkan dapat menjadi jenjang karier guru ke depannya.
Narasumber membahas implikasi dan dampak dari peraturan ini terhadap dunia pendidikan, serta strategi untuk menghadapinya.
“Regulasi ini dapat menjadi angin segar bagi pendidik. Di mana, regulasi ini akan mendedah bagaimana seorang pendidik dapat berkontribusi aktif dalam mengembangkan organisasi profesi guru,” ujar Hibatun Warifah.
Baca Juga: Bahasa Indonesia Ditetapkan sebagai Bahasa Resmi di Sidang Umum UNESCO
Dalam suasana penuh semangat, perayaan HUT Ke-14 IGI bukan hanya sebagai refleksi perjalanan organisasi ini, tetapi juga sebagai momentum untuk memandang masa depan pendidikan Indonesia dengan penuh harapan dan tekad baru.
Acara ini menggambarkan komitmen IGI untuk terus berperan aktif dalam merumuskan arah pendidikan Indonesia yang lebih baik, sejalan dengan semangat Tasyakuran dan Hari Guru Nasional.
Sebagai doa penutup acara, KH Abdullah Gymnastiar, pemimpin pondok pesantren Daarut Tauhiid, berpesan kepada para guru Indonesia agar terus menjaga hati nurani dalam mengembangkan pendidikan.(*)
(Pertama kali dimuat di: https://www.nongkrong.co/peristiwa/43110993113/tasyakuran-hut-ke-14-ikatan-guru-indonesia-mengukir-sejarah-pendidikan-untuk-masa-depan?page=2 pada tanggal 26 November 2023)

Kelaparan Akut Mengancam Gaza, 500.000 Nyawa dalam Bahaya
FEATURE: Bersama Lilmaghrib, Sukabumi Dikenal sebagai Daerah yang Someah dan Merenah
Mendikdasmen, Abdul Mu’ti: Semua Anak Di Mana Pun Berada Perlu diberikan Hak Pendidikan yang Bermutu
Joseph Earl Thomas meraih Penghargaan Novel Pertama 2024 dari The Center for Fiction Artikel ini adalah bagian dari Mitra Promedia Group dan sudah tayang dengan judul “Joseph Earl Thomas meraih Penghargaan Novel Pertama 2024 dari The Center for Fiction
Puncak Acara Hadiah Puisi K. Bali 2024, Hari Raya Penyair di Sabah
Dewan Bandaraya Kota Kinabalu Selenggarakan Lomba Puisi Peringati 49 Tahun Tragedi Double Six
Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) XIII: Puisi untuk Perdamaian dan Persaudaraan
1 thought on “Tasyakuran HUT Ke-14 Ikatan Guru Indonesia: Mengukir Sejarah Pendidikan untuk Masa Depan”