PANJI-PRATAMA.COM – SMA Negeri 1 Cikidang mengadakan sebuah event gebyar untuk memperingati tiga Hari Besar di penghujung semester 1 tahun ajaran 2022/2023, yaitu Sumpah Pemuda, Maulid Nabi Muhammad SAW, dan Hari Pahlawan.
Even gebyar tersebut diadakan demi menyaring output generasi dari SMA Negeri 1 Cikidang yang sesuai dengan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila (P3).
Even gebyar bertajuk Gebyar Oknov ini dapat sekaligus mewadahi kreativitas peserta didik.
Event gebyar tersebut memadukan beberapa kegiatan yang berbobot dan menyenangkan. Rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan selama seminggu penuh di kampus SMA Negeri 1 Cikidang.
Even gebyar dilaksanakan di awal November dengan puncak kegiatannya pada Hari Pahlawan, Kamis, 10 November 2022.
Kepala SMA Negeri 1 Cikidang, Ibu Hj. Dian Rosdiana, S.Pd., M.Ak., mengatakan bahwa rangkaian kegiatan tersebut dapat meningkatkan soft skill peserta didik.
Di lain sisi, kegiatan tersebut dapat menjadi budaya positif di kalangan generasi muda SMA Negeri 1 Cikidang.
Hal tersebut dilakukan demi meningkatkan dan mengembangkan kreativitas, imajinasi, inovasi serta daya kompetisi generasi muda SMA Negeri 1 Cikidang dalam menghadapi persaingan global.
“Apalagi sekarang tujuan pendidikan dalam Implementasi Kurikulum Merdeka adalah mengejar ketertinggalan pembelajaran yang disebabkan oleh pandemi Covid-19. Oleh karena itu, kami mendukung kebebasan peserta didik untuk memilih apa yang diminatinya dalam pembelajaran,” ujarnya kepada NONGKRONG.CO, Kamis (10/11).
Baca Juga: Pentigraf AI
Selanjutnya, fakta bahwa Implementasi Kurikulum Merdeka disebut sebagai kurikulum yang mengembangkan potensi peserta didik dijabarkan pula oleh Kepala Sekolah Penggerak berusia muda dari Kantor Cabang Dinas V Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat ini.
Kurikulum Merdeka mengemas pembelajaran secara sederhana dan fleksibel. Dengan begitu, pembelajaran akan lebih mendalam.
Selain itu, Kurikulum Merdeka juga berfokus pada materi esensial dan pengembangan kompetensi peserta didik pada fasenya.
“Kami sebagai salah satu Sekolah Penggerak yang ditunjuk pemerintah menyambut baik adanya Kurikulum Merdeka. Kami jadi fokus pada pengembangan kompetensi para peserta didik karena kurikulum ini menekankan pada kebebasan peserta didik. Kurikulum ini juga memudahkan para guru dalam memberikan pembelajaran kepada peserta didik,” pungkasnya.
Baca Juga: Pantun AI
Sementara itu, ketua pelaksana Even Gebyar SMA Negeri 1 Cikidang, Wandi Setiawan, S.Pd., menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan ini dibagi menjadi beberapa kegiatan, seperti workshop menulis cerpen dan puisi, lomba-lomba bidang nonakademis, serta kegiatan budaya dan keagamaan.
Pria yang juga merupakan guru Bahasa Indonesia ini menyampaikan hal tersebut terkait puncak rangkaian kegiatan dalam Even Gebyar SMA Negeri 1 Cikidang.
Pihaknya mengundang narasumber dan praktisi menulis untuk memberikan coaching clinic kepada ratusan peserta didik sebelum mengikuti lomba cerpen dan puisi.
“Kami mengundang penulis nasional sebagai pembicara workshop untuk memberikan tips dan trik yang memudahkan peserta didik dalam berproses kreatif menulis. Selanjutnya, hasil karya cerpen dan puisi dari para peserta didik peserta workshop akan dilombakan,” kata Wandi.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Cicilia Tita Iswandraini, S.Pd., mengatakan bahwa kegiatan ini juga dapat menjadi alternatif Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang ada dalam Kurikulum Merdeka.
“Kami memberikan alternatif kegiatan yang mungkin bisa menjadi inspirasi bagi Sekolah Penggerak lain dalam mengadakan kegiatan P5,” jelasnya.(*)
(Telah dimuat di: https://www.nongkrong.co/pendidikan/pr-4315544000/wadahi-kreativitas-peserta-didik-sma-negeri-1-cikidang-adakan-even-gebyar-oknov?page=2 pada 11 November 2022)

Contoh Proposal Kewirausahaan Keripik Timun Jepang, Untuk Hasil Kegiatan P5 IKM
Contoh Ide dan Rencana P5 IKM
Kenali Gaya Belajarmu, Biar Belajar Jadi Lebih Mudah
Pemerintah Putuskan Merevisi Implementasi Kurikulum Merdeka
Rekomendasi Hero Marvel SNAP di Bulan Januari 2023
Kajian Surat Al Mulk ayat 2: Menyelami Makna Kematian
Beragam Aksi Guru Dari Pusat Hingga Daerah di HGN 2022