PANJI-PRATAMA.COM – Penyelenggaraan Dialog Regional Kalimantan-Borneo (DSBK) diharapkan dapat memacu peningkatan literasi dan wawasan kebahasaan di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda.
Ketua Ikatan Penulis Sabah (IPS) yang juga sebagai Education Services Officer, Advanced Technology College (ADTEC) Department of Manpower (JTM) Kampus Kota Kinabalu, Ustaz Awang Abdul Muizz bin Haji Awang Marusin, mengatakan hal tersebut penting mengingat budaya, bahasa, dan sastra tidak hanya bergantung pada masa lalu, tetapi juga masa depan.
Terkait hal tersebut, ia mengapresiasi peran DSBK dalam menciptakan kolaborasi sastra dan mendorong pertukaran budaya antarindividu dan organisasi yang terlibat di dalamnya.
Baca Juga: Empat Hari Saling Serang, Israel Menyerang Rumah Sakit di Iran
Hal ini, katanya, sejalan dengan Visi Penulis Sabah 2030 yang menempatkan hubungan internasional sebagai salah satu bidang utama keberhasilannya.
Ia juga mengajak para peserta, pembicara, dan pelaksana DSBK untuk tidak memandang proses penerbitan buku hanya sebatas pencetakan dan penyimpanan di rak buku.
Ia menekankan pentingnya buku yang berhasil diterbitkan oleh penerbit, dipromosikan oleh media, dibahas di forum publik, dan diteliti oleh para cendekiawan yang berwibawa agar manfaat penerbitan buku dapat dirasakan oleh masyarakat di tingkat akar rumput.
Baca Juga: 60 Pelajar Jelajahi AI, IoT, dan Python dalam Program Zero to Hero Maker
Hal itu disampaikannya dalam acara DSBK XVI di Hotel Harris, Samarinda, Rabu malam (18/6). Ia diundang oleh Ketua Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kalimantan Timur (Kaltim), Bapak Haji Syafril Teha Noer, ke DSBK XVI untuk menyampaikan makalah berjudul “Peranan Ketuhanan dalam Pengembangan dan Pembinaan Sastra Anak Indonesia di Malaysia: Pengalaman Karya dan Penulis Buku Antologi Puisi Kemalam”.
Ia memuji efektivitas Antologi Puisi “Kemalam” karya tiga guru dan 66 siswa Sekolah Indonesia Kota Kinabalu dalam menggairahkan pendidikan bahasa dan sastra, pertukaran budaya, dan mempererat hubungan internasional.
Keberhasilan penerbitan dan promosi buku tersebut di Malaysia dan Indonesia, menurutnya, dengan demikian membuktikan efektivitas inisiatif yang digagas IPS, termasuk inisiatif “Melukis Senja” yang dilaksanakan bersama ADTEC JTM Kampus Kota Kinabalu.
Baca Juga: Israel Serang Iran, Panglima Tertinggi Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran Tewas
Lebih dari 200 peserta dari Indonesia, Malaysia, dan Brunei mengikuti program empat hari yang diselenggarakan bersama oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, DKD Kalimantan Timur, dan Persatuan Penulis Nasional Malaysia.
Empat di antaranya mewakili Sabah dalam DSBK XVI, termasuk alumni ADTEC JTM Kampus Kota Kinabalu yang juga anggota Sekretariat IPS, Encik Muhammad Firdaus bin Ibrahim. DSBK XVI diresmikan oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Yang Mulia Ir. Haji Seno Aji.(*)
Artikel ini adalah bagian dari Mitra Promedia Group dan sudah tayang dengan judul “DSBK Mewujudkan Sinergi, Merangsang Literasi“
Baca selengkapnya di: https://www.nongkrong.co/apresiasi/43115376576/dsbk-mewujudkan-sinergi-merangsang-literasi

60 Pelajar Jelajahi AI, IoT, dan Python dalam Program Zero to Hero Maker
Dewan Bandaraya Kota Kinabalu Selenggarakan Lomba Puisi Peringati 49 Tahun Tragedi Double Six
Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) XIII: Puisi untuk Perdamaian dan Persaudaraan
Penulis Thriller Indonesia, Chandra Bientang Tutup Usia
5 Pemain Keturunan di Skuad Garuda Putri tahun 2024
Resep Rahasia Shiitake Beach With Thai Souce, Cita Rasa Seafood yang Maknyus
DSBK Mewujudkan Sinergi, Merangsang Literasi
Empat Hari Saling Serang, Israel Menyerang Rumah Sakit di Iran