PANJI-PRATAMA.COM – Tragedi memilukan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, menjadi perhatian banyak tokoh, baik nasional maupun internasional. Salah satu tokoh sepak bola tanah air, Radot Valentino Simanjuntak alias Valentino Jebret, akhirnya mengambil sikap untuk mundur sebagai komentator Liga 1.
Pernyataan ini disampaikan Valentino Jebret pada akun Instagram-nya @Radotvalent. Dalam unggahannya tersebut, Valentino Jebret mengaku gelisah dan frustrasi atas apa yang terjadi dalam tragedi memilukan di Stadion Kanjuruhan tersebut.
“Selamat malam, dari hati dan pikiran saya sejak tadi malam dan hari ini. Kemarin malam adalah salah satu pertandingan terbaik di Liga 1 yang saya bawakan, tapi tak menyangka beberapa saat kemudian dan sampai pagi mendengar kabar yang begitu menyedihkan untuk sepak bola Indonesia bahkan dunia. Sepanjang hari ini, kegelisahan dan frustrasi saya atas apa yang terjadi meyakinkan saya untuk membuat keputusan ini.” Ujarnya.
Baca Juga: Kreativitas Musik Tradisional di FLS3N 2026 Dikmen, Ajang Pelestarian Budaya di Kalangan Pelajar
Valentino Jebret mengajak untuk menghentikan segala tuduhan saling menyalahkan. Valentino Jebret ingin semua pihak berperan dan bertanggung jawab atas tragedi memilukan di Stadion Kanjuruhan tersebut. Dengan begitu, Valentino Jebret berharap masa depan sepak bola Indonesia akan lebih maju.
Valentino Jebret pun menegaskan kepada pihak-pihak yang terkait untuk dapat memastikan korban jiwa dengan benar. Adapun, mereka yang menjadi korban di rumah sakit diberikan kesembuhan seperti sedia kala.
“Hentikan saling menyalahkan, saatnya semua melakukan tanggung jawabnya masing-masing untuk keadaan saat ini dan yang kita harapkan di masa depan untuk kemajuan sepak bola Indonesia. Kiranya semua korban jiwa dapat didata dengan benar, dapat ditemukan keluarganya, dan yang masih berjuang di rumah sakit dapat diberi pemulihan. Turut berduka cita sepak bola Indonesia.” Tambahnya.
Berikut ini adalah isi unggahan pernyataan mundur Valentino Jebret sebagai komentator Liga 1.
Baca Juga: Tiga Kerajaan Islam Dunia di Abad Pertengahan dalam Games Tema Empires
Diberitahukan kepada pecinta sepakbola Indonesia, pemirsa liga 1, juga kepada #jebretteam, saya, Radot Valentino “Jebreet” Simanjuntak sebagai host dan komentator pada Program BRI Liga 1 2022/2023 hendak menyampaikan pernyataan sebagai berikut:
Kejadian/peristiwa di Stadion Kanjuruhan pada tanggal 1 Oktober 2022 menjadi tragedi bagi seluruh insan persepakbolaan nasional, menyebabkan hilangnya nyawa para pecinta sepak bola yang hingga saat pernyataan ini disampaikan berjumlah 130 jiwa. Tragedi ini bukan hanya duka bagi insan persepakbolaan nasional, tetapi juga bagi warga masyarakat Indonesia yang telah menjadi perhatian internasional. Nyawa seseorang bukan lagi permasalahan sepakbola, melainkan kemanusiaan;
Bahwa saya sebagai bagian dari insan sepak bola nasional merasa prihatin dan sedih yang mengakibatkan semangat/hasrat untuk berpartisipasi dalam program BRI Liga 1 2022/2023 sudah pada titik terendah dalam karier saya sebagai host dan komentator program sepak bola nasional. Hilangnya semangat tersebut akan berdampak pada kontribusi saya yang tidak akan lagi memberikan hal yang maksimal seperti yang telah saya berikan sebelumnya;
Baca Juga: Kajian Surat As Syura ayat 20: Memburu Bisnis dengan Allah
Bahwa saya menyampaikan pengunduran diri sebagai host dan komentator Program BRI Liga 1 2022/2023 terhitung sejak 2 Oktober 2022.
Bahwa sikap tersebut juga merupakan bentuk rasa simpati dan empati saya kepada para korban serta seluruh insan persepakbolaan nasional. Menyaksikan pertandingan sepakbola sejatinya dapat menjadi sarana hiburan, pengaplikasian nilai rivalitas positif, sekaligus menjadi momen silaturahmi sebagai alat pemersatu bangsa dan bukan sebaliknya;
Bahwa saya hendak menyampaikan terima kasih kepada pimpinan Indosiar yang telah memberikan kesempatan dan kepercayaan kepada saya untuk menjadi host dan komentator Program BRI Liga 1 2022/2023, serta kepada tim produksi program ini yang bersama-sama telah bekerja sama dalam mendukung saya untuk keberhasilan program ini. Tidak lupa saya perlu sampaikan pula, ucapan terima kasih kepada seluruh pecinta sepakbola Indonesia yang telah memberikan dukungan, kritik, dan saran, selama saya menjadi host dan komentator Program BRI Liga 1 2022/2023 dan mohon maaf untuk segala kekurangan saat melakukan pekerjaan saya;
Bahwa semoga kejadian/peristiwa ini menjadi terakhir kalinya di dunia persepakbolaan nasional dan benar-benar menjadi pelajaran berharga bagi seluruh stakeholders persepakbolaan Indonesia. Mari sama-sama kita kembalikan tujuan dari sepak bola, yaitu mencapai prestasi melalui rivalitas sportif, serta kebanggaan dan hiburan bagi yang menyaksikan dengan aman dan nyaman sehingga sepak bola bisa mempersatukan bangsa.
Jakarta, 2 Oktober 2022. Hormat saya, Radot Valentino Simanjuntak.
Baca Juga: Penerbit Basabasi Mengadakan Sayembara Novela dengan Tema Bencana
Pernyataan mundurnya Valentino Jebret sebagai komentator sepak bola nasional Indonesia ini telah mendapatkan komentar respek dari para warganet hingga di-like sebanyak hampir 100.000 kali.(*)
(Telah dimuat di: https://www.nongkrong.co/sport/pr-4315026422/penonton-liga-1-tidak-akan-lagi-mendengar-lagi-komentar-valentino-jebret pada tanggal 5 Oktober 2022)

Spoiler Black Panther Wakanda Forever: Sosok Ironheart yang Jadi Kunci
Resep Rahasia Sop Bakso Telur Puyuh Sosis, Buat Menangkal Virus Flu yang Belum Habis
Siapkan Tur Keliling Dunia, Blink 182 Kembali Reuni
Resep Rahasia Chicken Wings Saus Yakiniku, Bikin Nafsu Makan Anak Bertambah
Kajian Surat Al Mulk ayat 2: Menyelami Makna Kematian
Beragam Aksi Guru Dari Pusat Hingga Daerah di HGN 2022