PANJI-PRATAMA.COM – Salwan Momika, yang mencuat dalam sorotan media internasional pada Juni 2023 setelah menginjak-injak dan membakar salinan Al-Qur’an di depan masjid terbesar di Stockholm, kini dikabarkan telah tewas.

Berita tentang kematiannya telah menghebohkan lini media sosial, tetapi belum ada konfirmasi resmi dari otoritas Norwegia terkait detail atau penyebab kematian tersebut.

Salwan Momika, seorang imigran asal Irak yang pindah ke Swedia pada tahun 2018 dengan upaya mencari suaka, telah menjadi pusat perhatian atas perilakunya yang kontroversial.

Meskipun lahir sebagai seorang Kristen, Salwan Momika beralih menjadi seorang ateis dan terlibat dalam tindakan-tindakan yang mencoreng keagamaan Islam.

Baca Juga: Pidato Persuasif tentang Peran Pemuda dalam Pembangunan

Kepindahannya baru-baru ini dari Swedia ke Norwegia telah menjadi sorotan tambahan, terutama mengingat izin tinggal yang diberikan kepadanya oleh Swedia pada tahun 2021.

Salwan Momika dikenal karena mengorganisir beberapa demonstrasi di Swedia di mana ia secara terbuka membakar Al-Qur’an di depan umum.

Radio Genoa, sebuah platform media sosial, menyampaikan kabar kematian Salwan Momika. Mereka mengungkapkan bahwa jenazahnya telah ditemukan di Norwegia.

Momika meninggalkan jejak kontroversial di belakangnya. Tindakannya selama hidupnya telah menimbulkan diskusi tentang batas kebebasan berbicara dan agama dalam masyarakat multikultural.(*)

Kematian Salwan Momika, Si Imigran Pembakar Al-Qur’an, di Norwegia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gulir ke atas

Apakah kamu pengguna yang puas?

☕ Dukung kami: Saweria | Trakteer

📢 Bagikan: Facebook | Twitter | LinkedIn

🔖 Simpan: Tekan Ctrl + D untuk bookmark halaman ini.

✉️ Saran: Kirim Feedback